Masih sering mengobati luka dengan Betadine? Pertolongan pertama yang sering dilakukan oleh banyak orang ini ternyata bermanfaat untuk mencegah infeksi akibat bakteri yang bisa masuk lewat luka goresan loh. Salah satu manfaat yang bisa kamu dapatkan ini tentu sangat penting bukan jika kamu sedang melakukan traveling. Oleh sebab itu, cairan antiseptik yang satu ini jangan sampai lupa untuk selalu ada dalam perlengkapan P3K kamu. Selain manfaat tersebut, ternyata cairan berwarna merah kecoklatan itu memiliki sejumlah fakta menarik loh. Berikut ini serba-serbi Betadine yang wajib kamu ketahui, yuk simak apa saja.

1. Memiliki jenis yang beragam

Mungkin kamu sudah familiar dengan betadine cair yang banyak dijual di apotek. Betadine sendiri merupakan merk dagang dari zat iodine yang memang berfungsi untuk antiseptic. Tidak hanya berbentuk cairan saja, kamu bisa menemukan betadine dalam bentuk salep, spray, dan stik. Masing-masing jenis dari Betadine tersebut memiliki kegunaan masing-masing sehingga kamu tidak bisa sembarangan dalam mengaplikasikannya. Sebelum menggunakan beberapa jenis dari Betadine, jangan lupa untuk membaca aturan pakai ya. Namun secara umum, Betadine hanya digunakan untuk pemakaian luar saja karena memiliki efek yang membahayakan jika sampai tertelan.

2. Aturan pakai Betadine sesuai umur

Karena kandungan aktif iodine 10% yang terdapat dalam Betadine, maka kamu harus hati-hati dalam menggunakannya. Biasanya Betadine hanya bisa digunakan untuk dewasa dan anak diatas 2 tahun. Cara penggunaannya cukup mudah yakni dioleskan pada bagian kulit yang terluka. Adapun untuk jenis Betadine seperti obat kumur atau pembersih kewanitaan, kamu bisa melarutkannya dengan air sesuai aturan pakai. Usahakan kamu menggunakan air bersih ya agar tidak terjadi interaksi antara zat iodine dengan air yang kurang bersih. Selanjutnya jangan lupa untuk berkumur atau membasuh organ intim hingga bersih. Hal ini dilakukan agar bahan aktif dalam Betadine tidak mengendap di organ tubuh bagian dalam.

3. Bersihkan luka sebelum mengoleskan cairan Betadine

Ketika kamu mengalami luka goresan ringan di bagian kulit, maka bersihkan terlebih dahulu luka dengan menggunakan alkohol atau air bersih yang mengalir. Hal ini dilakukan agar kulit steril dari kuman maupun kotoran yang masih menempel. Setelahnya, keringkan luka lalu oleskan Betadine pada bagian kulit yang tergores.

Gunakan antiseptic ini sesuai dengan anjuran dokter atau dosis yang tertera pada petunjuk penggunaan ya. Jika kamu ingin menutupnya dengan perban akan sangat lebih baik agar tidak ada kuman yang masuk. Anjuran tersebut akan sangat memudahkanmu agar luka tidak terkena air saat sedang mandi. Nantinya luka gores yang ada di kulitmu akan berangsur membaik dengan penggunaan Betadine secara teratur dan sesuai anjuran.

4. Efek samping penggunaan Betadine

Setiap obat yang mengandung zat kimia biasanya memiliki efek samping, salah satunya Betadine. Meskipun digunakan sebagai obat luar namun kamu harus tetap hati-hati. Jika kamu mengalami gatal-gatal, perih pada kulit, ruam atau terjadi iritasi lokal maka sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter. Karena setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda, maka dari itu kamu harus peka jika terjadi perubahan setelah menggunakannya. Jangan khawatir dengan efek sampingnya, karena sifatnya tidak berkepanjangan selama kamu berhenti menggunakannya.

Betadine yang merupakan komponen wajib dalam P3K ini sudah tentu memiliki banyak manfaat namun kamu harus tetap membaca aturan pakainya ya. Karena antiseptic ini mengandung zat aktif yang dapat menimbulkan efek samping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *