Sejarah Sidomuncul tak bisa dilepaskan dari sebuah kronologi yang membuat perusahaan ini semakin besar saja dari tahun ke tahun. Malahan, kamu mungkin akan kaget mengetahui bahwa perusahaan ini dulu tidak tercipta untuk memproduksi jamu dan obat. Dulunya orang yang sama yang mendirikan perusahaan jamu terbesar di Indonesia ini memilih roti sebagai produk yang dijual.

Untuk kamu yang mengidolakan produk-produk dari Sidomuncul karena khasiatnya dan sangat manjurnya, harus tahu bagaimana sejarahnya. Sejarah Sidomuncul yang akan dibahas ini disajikan dengan poin-poin tahun supaya lebih kronologis dan mudah untuk dipahami.

  • Didirikan Pada Tahun 1935

Dahulu ada pasangan yang bernama Ibu Rakhmat atau Go Djing Nio dan Bapak Siem Thiam Hie yang mendirikan sebuah toko rotiĀ  bernama Muncul. Seiring berkembangnya waktu, di tahun 1935 Ibu Rakhmat ternyata bisa meracik sebuah obat untuk flu atau masuk angin.

Karena kemampuannya ini, pasangan Ibu Rakhmat dan Bapak Siem Thiam Hie akhirnya membuka perusahaan jamu di Yogyakarta.

  • Penjualan Konvensional di Tahun 1940

Hanya butuh satu tahun tidak sampai bagi Ibu Rakhmat dan suaminya untuk bisa menjual secara perdana produk mereka. Saat itu produknya masih sederhana kemasannya, tidak dengan plastik seperti sekarang ini.

  • Pembukaan Perusahaan Sederhana di Tahun 1951

Sejarah akan Sidomuncul terus berlanjut hingga memasuki tahun 1951. Di tahun ini Ibu Rakhmat dan suaminya berhasil membuka perusahaan yang sederhana dan diberi nama Sido Muncul. Nama ini sengaja dipilih karena memiliki arti sebuah impian yang terwujud.

Bukan di Yogyakarta, Ibu Rakhmat memilih Jalan Mlaten Trenggulun di Semarang untuk mendirikan perusahaan sederhana ini.

  • Membentuk Perseroan Terbatas di Tahun 1975

Perusahaan Ibu Rakhmat dan suaminya terus berkembang karena mendapat sambutan baik dari masyarakat Indonesia. Sampai pada akhirnya di tahun 1975, mulai secara resmi dibangun sebuah perseroan terbatas untuk Sidomuncul. Adapun yang dibangun adalah PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul.

  • Memiliki Pabrik di Tahun 1997

Di tahun 1997 tercatat bahwa Sidomuncul adalah salah satu perusahaan yang berhasil berkembang dan melakukan ekspansi. Diketahui pada tahun tersebut, Sidomuncul sudah punya pabrik seluas 30 hektar. Pabrik ini berada di Klepu, Kecamatan Bergas, Ungaran.

  • Memiliki Sertifikat Setara Farmasi di Tahun 2000

Tiga tahun setelah diketahuinya Sidomuncul berhasil bangun perusahaan yang besar, di tahun 2000 Sidomuncul mendapatkan pernyataan resmi dari Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial yang saat itu menjabat. Peresmian yang dimaksud adalah sebuah sertifikat setara farmasi, yakni sertifikat CPOB dan sertifikat CPOTB.

  • Memproduksi 250 Jenis Produk di Tahun 2004

Sampai di tahun 2004 diketahui Sidomuncul berhasil memproduksi sebanyak 250 jenis produk. Ada beberapa produk unggulan yang masih eksis sampai sekarang ini. produk-produk yang diunggulkan dan diterima dengan baik oleh masyarakat adalah Jamu Komplit, Susu Jahe, Kuku Bima Kopi Ginseng, Jahe Sido Muncul, Tolak Angin, hingga Alang Sari.

  • Memiliki Ratusan Distributor di Tahun 2013

Di tahun 2013 sudah ada sebanyak ratusan distributor Sidomuncul yang berada menyebar di seluruh Indonesia. Bahkan beberapa ada yang sampai pada skala Asia Tenggara. Pada tahun ini pula, Sidomuncul resmi menjadi salah satu perusahaan yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia. Adapun kode emiten yang dimiliki perusahaan jamu ini adalah SIDO.

Mengetahui panjangnya sejarah Sidomuncul sebagai perusahaan jamu membuat semakin banyak orang yang mencintai produk-produknya. Selain memang memiliki cerita sejarah yang mengharukan, produk-produk dari Sidomuncul memang tak mengecewakan. Apalagi Sidomuncul juga berhasil menjual produk berkhasiat tinggi ini dengan harga murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *